Kalimat Terlarang Yang Parenting Tidak Boleh Ucapkan


Setelah capek bekerja, mengurus anak dan melakukan kegiatan lain, pasti orang tua merasa lelah dan stres. Apalagi ditambah anak yang rewel terus menerus. Mood anda pasti langsung buruk dan pengen marah-marah ke anak. Meluapkan rasa marah ke anak sebenarnya salah. Ini akan berpengaruh ke mental anak anda. Orang tua harus lebih hati-hati dalam mengucapkan kata ke anak-anak. Berikut ini kalimat terlarang yang tidak boleh diucapkan depan anak-anak.

Jangan Ganggu, Ibu!

Terkadang anak ingin menempel dengan ibunya terus, tetapi anda sedang capek. Jika hal ini terjadi, jangan ucapkan kata “jangan ganggu, ibu!. Kata itu bisa melukai hati dan membuat anak takut untuk mendekati anda lagi. Anda bisa mengucapkan kata lain, yang tidak melukai hati. Seperti ibu kerja bentar ya, adek bisa bermain atau baca buku dulu. Kalau ibu sudah selesai, kita main lagi. Anda bisa menyuruh ayah atau pengasuh untuk menemaninya.

Kamu…., sih

Kata seperti “kamu kok bodoh sih”, “kamu gendut, sih”, dan kata pelabelan lainnya akan membuat anak menjadi minder. Akibatnya anak tumbuh kurang percaya diri. Anda pasti tidak ingin hal ini terjadi. Jangan suka mengatakan kata pelabelan, apalagi membicarakan fisik. Anak juga akan mencontoh apa yang anda bicarakan ke orang lain. Tentunya ini tidak baik untuk perilaku sosialnya.

“Gitu Aja Takut”

Banyak parenting yang memaksakan anaknya untuk melakukan yang mereka inginkan. Ketika anak merasa takut, orang tua mengatakan “masa gitu aja takut”. Kata tersebut dilarang untuk diucapkan. Ada kalanya anak ingin mengungkapkan rasa takutnya. Bila anda mengucapkan kata tersebut, akan membuatnya kurang peka dengan apa yang dirasakan. Bahkan akan membuatnya semakin takut dengan hal tersebut. Jadi cobalah untuk mendengarkan dan memahami apa yang anak rasakan. Lalu berikan penjelasan yang mudah, sehingga anak tidak merasa takut lagi.

Kalau Nggak Nurut, Ibu akan….

Banyak orang tua yang suka mengancam, dengan mengucapkan “kalau nggak nurut, ibu akan marah lo”. Padahal kata-kata yang mengancam tidak bagus untuk pola asuh anak. Anak akan takut atau malah semakin tidak peduli dengan kata anda. Lebih baik gunakan kata pengertian yang lebih halus. Sehingga anak bisa menurut pada anda.

Tentunya masih banyak kata larangan yang tidak boleh diucapkan. Seperti kata membandingkan, menyalahkan, dan lainnya. Cobalah untuk menggunakan kata yang lebih halus dan mudah dipahami pada anak. Karena ini akan mempengaruhi tumbuh kembangnya. Sifat dewasa seorang anak, dipengaruhi oleh pola parenting yang dilakukan. Anda pasti tidak ingin anak tumbuh menjadi anak penakut dan kurang percaya diri. Sekian artikel kali ini, semoga bisa memberikan informasi yang bermanfaat buat anda.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.