Menjaga Perangkat Android Tetap Aman

Mei 25, 2018


Kendati Google telah menyiapkan tameng untuk mencegah malware di Android, tapi anda sebagai pemakai punya peran besar dalam menjagasupaya perangkat yang dipakai tetap aman.

Adrian Ludwig, Direktur Teknik untuk ketenteraman Android, menyalurkan tips supaya perangkat pemakai tetap aman tanpa terpapar masalah keamanan. Ada lima poin yang dijabarkannya ketika video conference di kantor Google Indonesia, Jakarta.

Pertama, memakai lock screen. Ini guna lebih mengawal privasi sebab tidak masing-masing orang dapat membuka ponsel kamu.

Ada berapa cara yang dapat dipilih oleh pemakai. Cara paling gampang dengan memakai password atau pattern. Tapi dewasa ini, tidak sedikit ponsel yang dilengkapi sensor sidik jari yang dirasa lebih aman.

Kedua, aktifkan fitur backup data. Ada baiknya memang tidak boleh mengabaikan backup data. Ini bukan hanya berlaku untuk pemakai Android, tapi pun sistem operasi lain.

Disarankan guna secara rutin mengerjakan backup data. Sehingga saat harus update sistem operasi, ganti ROM atau terpapar serangan malware,anda tidak kehilangan data penting.

Ketiga download software dari toko terpercaya. Mengunduh di Google Play Store sangat direkomendasi. Sebab Google sendiri telah menyaringsoftware yang terdapat di sana dengan Google Play Protect.

"Jika mendownload di luar Play Store, bisa jadi sepuluh kali lebih rentan," kata Ludwig.

Keempat, meyakinkan telah terpasang di Google Play Protect danmenggiatkan Find My Device. Adanya Google Play Protect untuk mengawal sistem Android dari beragam software yang menakut-nakuti keamanan.

Google Play Protect dapat disaksikan bagian My Apps di Play Store. Ataubisa pula ditemukan di Setting pada unsur Security and Location.

Sementara Find My Device sendiri untuk menolong melacak posisi ponselsaat hilang atau tersembunyi. Lewat fitur ini pun kita bisa mengunci smartphone supaya tidak diakses orang lain.

Paling urgen lewat Find My Device, saya dan anda bisa menghapus data dalam ponsel saat hilang. Sehingga tidak terdapat pihak yang menyalahgunakan data yang tersimpan dalam perangkat.

Tips terakhir menggiatkan two-factor authentication guna layanan Google. Lewat fitur ini, Google bakal menginformasikan ke ponsel atau emailapabila ada yang menerobos sistem ketenteraman perangkat.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.