Cara Mudah Mengatasi Kelelahan Akibat Rematik

Juli 03, 2018

Nyeri dan kaku sendi encok tidak melulu menyulitkan Anda guna beraktivitas, tetapi juga buat badan cepat lelah. Orang yang mempunyai rematik bahkan merasakan keletihan yang lebih berat masing-masing harinya daripada yang tidak mengidap penyakit ini, lapor sebuah riset dari Arthritis and Rheumatism. Lantas, adakah teknik untuk menanggulangi kelelahan dampak rematik?

Berbagai teknik mudah menanggulangi kelelahan dampak rematik

Rematik atau rheumatoid arthritis ialah salah satu penyakit autoimun. Kondisi ini terjadi saat sistem imun tubuh justeru berbalik melawan persendian tubuh yang sehat, bukannya melawan zat asing dari luar tubuh laksana seharusnya.

Karena sistem imun kita terlalu konsentrasi untuk menyerang persendian, daya tahan tubuh jadi merosot sampai-sampai Anda gampang merasa kelelahan. Bahkan andai rematik Anda telah parah, rasa lelahnya dapat mengganggu kegiatan harian.

Dilansir dari laman Very Well, Arthritis Foundation mengadukan sekitar 98 persen penderita encok mengalami keletihan berlebih. Risiko keletihan ini dapat semakin meningkat andai disertai dengan obesitas, depresi, penyakit kardiovaskular, dan beda sebagainya.

Jika kelelahan dampak rematik tidak ditangani dengan baik, lama-lama bisa menghambat keterampilan berpikir, mengakibatkan mood swings (perubahan emosi yang menyeluruh dan cepat), sampai menyebabkan masalah psikologis. Maka itu, urgen untuk mengetahui sekian banyak  cara efektif mengatasi keletihan yang diakibatkan rematik.

1. Tidur yang cukup

Mungkin tersiar sepele, namun kelelahan dampak rematik dapat terasa kian parah bilamana Anda terbiasa istirahat larut malam dan tidak cukup nyenyak.

Berdasarkan keterangan dari Susan Goodman, MD, seorang profesor kedokteran klinis di Weil Cornell Medical School, kelelahan dampak kurang istirahat lebih sering dirasakan oleh pengidap encok daripada orang yang tidak mempunyai rematik.

Demi menemukan waktu istirahat yang lumayan dan berkualitas, pasang alarm guna mengingatkan kapan Anda mesti istirahat dan bangun pagi. Pastikan Anda menemukan paling tidak 7-8 jam tidur masing-masing malam. Jauhkan pun ponsel dan gadget lainnya dari kamar tidur. Pastikan lingkungan kamar istirahat Anda gelap, tenang, dan sejuk supaya bisa istirahat nyanyak.

2. Seimbangkan tidur dengan teratur berolahraga

Meskipun Anda disarankan untuk mengerjakan istirahat dan istirahat yang cukup, kemudian bukan berarti urusan ini menciptakan Anda dapat bermalas-malasan sepanjang hari.

Sebuah riset di tahun 2013 mengindikasikan bahwa kegiatan fisik rutin dapat mengatasi kelelahan dampak rematik. Di samping itu, olahraga berfungsi juga guna menguatkan otot-otot tubuh sampai-sampai lebih mantap menopang sendi yang rusak, menambah aliran darah ke otak, serta menolong tidur lebih lelap di malam hari, dilansir dari Healthline.

Temuan ini diperkuat dengan riset dari University of California, yang mengaku bahwa pengidap encok yang secara teratur bersepeda dan berlangsung kaki enteng setiap hari ingin tidak mudah capek dikomparasikan penderita encok lainnya yang tidak berolahraga.

3. Konsumsi lumayan air putih

Meski terdengar lumayan sederhana, tetapi minum air putih dalam jumlah yang lumayan mempunyai segudang guna baik untuk tubuh. Tak terkecuali untuk penderita rematik. Sebab dehidrasi (kekurangan cairan) dapat mengakibatkan seseorang mudah merasakan kelelahan. Anda dianjurkan untuk minum air putih selama 2 liter (8 gelas) per hari.

4. Makan makanan yang sehat dan bergizi

Makan makanan yang bergizi sebanding dengan komposisi yang menyeluruh beserta sayur dan buah-buahan dapat mengoptimalkan energi pada hari tersebut untuk menanggulangi kelelahan dampak rematik.

Bahkan usahakan kita tidak melewatkan ritual sarapan pagi. Gula darah tubuh menurun saat bangun pagi, sampai-sampai asupan gizi dari menu sarapan diandalkan  mampu menambah kadar gula darah dalam tubuh. Gula darah rendah dapat menyebabkan kelelahan.

5. Prioritaskan pekerjaan dengan bijak

Orang encok lebih cepat capek daripada orang yang sehat. Maka, Anda mesti lebih cerdas dalam memilah-milih pekerjaan yang kita lakukan.

Tentukan pekerjaan apa saja yang menjadi prioritas utama Anda. Menghemat sebanyak energi dengan tidak melakukan pekerjaan yang dirasa tidak cukup penting bakal lebih baik untuk mengoptimalkan energi guna melakukan pekerjaan lainnya.


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.