Kenali 3 Penyebab Vagina Berkeringat dan Cara Mengatasinya

Juli 04, 2018
Berkeringat ialah cara tubuh untuk menenangkan diri. Hal ini nomal terjadi masing-masing kali kita merasa panas. Misalnya sesudah melakukan kegiatan yang berat laksana olahraga atau memakai baju berlapis-lapis. Berkeringat dapat mengganggu kegiatan Anda, terlebih lagi andai keringat hadir di wilayah vagina. Tak melulu menganggu aktivitas, vagina berkeringat pun kesehatan Anda. Apa yang mengakibatkan vagina berkeringat dan bagaimana mengatasinya?

Apa yang mengakibatkan vagina berkeringat?

Vagina berkeringat akan merangsang perkembangan sekian banyak  organisme riskan seperti bakteri dan jamur. Pertumbuhan dari organisme ini akhirnya dapat menyebabkan infeksi vagina.

Bagi banyak sekali wanita, vagina berkeringat dapat sangat menganggu karena seringkali akan menciptakan vagina bau dan terasa gatal. Lalu, apa yang sebenernya menciptakan vagina berkeringat?

1. Rambut kemaluan

Rambut kemaluan dapat menjadi di antara penyebab vagina berkeringat. Bulu-bulu halus ini memerangkap bakteri dan kelembapan. Jadi, rambut kemaluan yang terlampau lebat dapat mengakibatkan keringat berlebih dan pun menimbulkan bau yang tidak sedap. Oleh sebab itu, urgen untuk mengawal area vagina dan sekitarnya supaya tetap kering dan sehat.

2. Memiliki berat badan berlebih

Wanita dengan berat badan berlebih atau kegemukan bakal lebih gampang berkeringat dikomparasikan dengan perempuan dengan berat badan ideal. Termasuk pun di lokasi intim Anda.

3. Bahan celana dalam yang tidak tepat

Celana dalam yang dipakai penting guna Anda perhatikan. Salah memilih bahan celana dalam dapat menyebabkan vagina berkeringat.

Celana dalam berbahan sutra dan renda sulit menyerap keringat, sampai-sampai vagina menjadi lembap dan dapat merangsang pertumbuhan bakteri maupun jamur. Begitu pun kalau celana dalam kita ukurannya terlampau sempit dan ketat.

Bagaimana menanggulangi vagina berkeringat?

Berikut teknik mengatasi vagina berkeringat dan langkah-langkah mengawal vagina supaya tetap sehat dan bersih.

1. Pilih celana dalam yang tepat

Dengan memakai celana dalam katun asli, organ intim Anda dapat bernapas lebih lega dan bisa menyerap keringat dengan baik. Di samping itu, hindari memakai celana yang terlampau ketat.

2. Langsung ganti pakaian sesudah berkeringat

Olahraga atau melakukan kegiatan berat lainnya tentu menciptakan Anda berkeringat lebih banyak. Usahakan tidak jarang kali ganti pakaian Anda sesudah berkeringat, tergolong celana dalam.

Keringat dapat menciptakan organ intim menjadi lembap, dan akhirnya bakal memberi peluang untuk bakteri atau jamur guna tumbuh. Hal ini akan menciptakan vagina terasa gatal dan terkadang terasa perih laksana tebakar.

3. Mencukur rambut kemaluan

Rambut kemaluan bermanfaat untuk meminimalisir gesekan langsung antara pakaian dengan kulit kita dan pun untuk menciduk keringat dari kulit Anda.

Namun, rambut kemaluan yang terlampau lebat juga dapat jadi sarang bakteri. Di wilayah vagina ada bakteri baik dan jahat, Anda butuh bakteri baik ini untuk menangkal pertumbuhan jamur yang berlebih. Namun, saat bakteri bercampur dengan keringat dan minyak pada rambut kemaluan, ini akan menciptakan vagina menjadi bau dan berkeringat.

Maka, dianjurkan untuk menjaga kesucian rambut kemaluan dan memotong rapi rambut-rambut halus di lokasi vagina Anda. kita tidak butuh mencukurnya habis, kok. Cukur tidak banyak saja, yang urgen Anda nyaman dan tidak lagi merasakan vagina berkeringat.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.