Sebelum Menyesal Beli Sofa, Perhatikan Hal-hal Ini

Agustus 27, 2018

Membeli sofa dapat menjadi proses yang mengintimidasi. Entah kita baru saja pindah ke lokasi baru, atau sedang memerlukan pembaruan, ada sejumlah hal yang butuh dipertimbangkan sebelum mengerjakan investasi untuk keperluan ruang family ini.

Masukkan sejumlah tip dan trik ini untuk menolong Anda mengerjakan pembelian sofa dengan sempurna.

1. Bertanya pada diri sendiri

Sebelum melakukan pembelian sofa, Anda mesti bertanya pada diri sendiri, berapa lama kita merencanakan guna mempunyai sofa tersebut. Apakah Anda menggali sesuatu yang mempunyai sifat sementara, atau jangka panjang?

Kemudian, Anda pun harus bertanya di mana sofa ini bakal ditempatkan. Apakah di depan TV, di pojok ruangan, atau di kamar tidur?

Pertanyaan terakhir, apakah sofa ini nantinya akan sesuai dengan hiasan di ruangan Anda.

Pilihan kain, ukuran dan warna mesti dipertimbangkan serta pastikan guna mengetes sejumlah warna sofa di dalam ruangan Anda.

2. Memilih gaya yang benar

Lihatlah ruangan Anda guna mengidentifikasi jenis sofa yang sangat sesuai dengan estetika dan gaya hidup Anda. Apakah Anda menggali potongan yang modern, tradisional, atau di antaranya.

3. Identifikasi ukuran dan bentuknya

Di samping panjang dinding, ukur pun lebar sofa dan ruang pada kedua ujungnya. Perhatikan tata letak ruangan guna meyakinkan bahwa sofa tidak mengganggu aliran ruang.

Jika kita tertarik melakukan pembelian sofa tidur, pastikan bahwa ada lumayan ruang. Setel dua sofa di tengah ruangan guna tata letak yang lebih seimbang.

Dengan teknik ini, focal point ruangan menjadi terletak di dekat dua bagian, bertentangan dengan TV.

4. Bantal

Pilih bantal dengan nada atau pola yang cocok dengan sofa. Pastikan jumlahnya pun tidak terlampau banyak supaya tidak terkesan sempit.

5. Kain

Pilih bahan yang cocok dengan gaya hidup Anda. Kain gabungan kapas lebih duratif dan sesuai untuk keluarga, sementara sofa dengan penutup sutra seringkali paling tidak sedikit dipesan guna ruang eksklusif orang dewasa.

Saat memilih kain guna pelapis, seringkali pilihannya yang alami atau sintetis. Sintetis pasti saja menjadi opsi yang lebih terjangkau.

Kain alami mencakup katun, linen, wol, dan kulit. Nilon, asetat, dan rayon merupakan pilihan sintetis yang sangat umum.

6. Berpola atau tidak

Saat memilih gaya, simaklah komposisi potongan. Apakah kita lebih memilih sesuatu yang dirajut atau ditenun? Sesuatu yang bukan tenunan atau beludru?

Perlu diingat, tenunan kain tidak jarang berkorelasi dengan keberlanjutan dan usia panjangnya.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.