Hepatosplenomegali, Ketika Hati dan Limpa Membengkak Sekaligus. Apa Penyebabnya

September 05, 2018

Agar bisa bermanfaat baik, tubuh ditolong oleh tidak sedikit kerja organ dalam. Dua organ dalam yang punya tugas penting ialah hati dan limpa. Limpa berperan mendeteksi mikroorganisme penyebab penyakit dan membuat antibodi guna melawannya. Sementara itu, hati bekerja membilas racun dari darah, mengubah protein, dan menolong sistem imun tubuh melawan infeksi. Jika kedua organ ini merasakan gangguan, maka faedah normal tubuh bakal terganggu. Salah satu gangguan yang sangat sering menyerang dua organ tersebut ialah hepatosplenomegali, yakni pembengkakan hati dan limpa sekaligus.

Apa tersebut hepatosplenomegali?

Hepatosplenomegali ialah gangguan yang mengakibatkan hati (hepato) dan limpa (spleno) membengkak melebihi ukuran normalnya (megali). Ketika hati dan limpa membengkak, maka dua-duanya tidak dapat bermanfaat secara normal.

Tidak semua permasalahan hepatosplenomegali ialah kondisi serius. Kebanyakan kasusnya dapat ditangani dengan gampang lewat perawatan sederhana. Namun, bukan berarti kita boleh menyepelekan gangguan ini.

Pembengkakan hati dan limpa sekaligus dapat menjadi fenomena masalah kesehatan serius, laksana gangguan penyimpanan lisosom atau bahkan kanker.

Siapa yang sangat berisiko merasakan hepatosplenomegali?

Seseorang bakal lebih gampang terkena pembengkakan limpa dan hati andai memiliki:


  • Diabetes.
  • Kolesterol tinggi.
  • Obesitas.


Orang-orang yang pernah berbagi jarum suntik yang sama dengan orang lain, contohnya saat memakai narkoba, pun berisiko mengalami situasi ini.
Gejala pembengkakan hati dan limpa

Ada sekian banyak  gejala yang muncul dampak pembengkakan hati dan limpa, seperti:


  • Perut membengkak.
  • Mual dan muntah.
  • Demam.
  • Nyeri perut di unsur kanan atas dan terasa sakit andai disentuh.
  • Kulit gatal-gatal.
  • Sakit kuning (jaundice), ditandai dengan kulit dan mata yang menguning.
  • Urine berwarna cokelat.
  • Kotoran berwarna laksana tanah liat.
  • Kelelahan tanpa sebab.


Penyebab pembengkakan hati dan limpa

Dua organ dalam ini saling berdekatan. Ketika hati membengkak, meningkatnya ukuran hati akan mengurangi limpa. Tekanan besar itu dapat menghambat aliran darah ke limpa yang membuatnya membengkak dan membesar.

Berbagai situasi yang dapat menyebabkan pembengkakan hati dan limpa, di antaranya:

  • Infeksi, laksana hepatitis C, HIV, sipilis, atau sepsis.
  • Penyakit hati kronis, laksana hipertensi portal.
  • Leukimia (kanker darah).
  • Penyakit metabolik, laksana sindrom Hurler, penyakit Niemann-Pick, dan penyakit Gaucher.
  • Osteopetrosis, situasi keturunan yang menciptakan tulang lebih keras dan padat daripada normalnya.
  • Lupus eritematosus sistemik, jenis lupus yang sangat umum.
  • Amiloidosis, penumpukan protein melipat yang abnormal dan langka.
  • Defisiensi sulfatase ganda, kelemahan enzim yang langka.


Tak melulu orang dewasa, anak-anak juga dapat terkena penyakit ini. Penyebab hepatosplenomegali pada anak-anak umumnya ialah sepsis (infeksi bakteri yang parah), malaria, thalasemia, dan gangguan penyimpanan lisosom (ketidakmampuan tubuh untuk mengubah glukokerebrosida).

Pengobatan guna pembengkakan hati dan limpa

Pengobatan dan perawatan guna hepatosplenomegali tergantung pada penyebabnya. Obat-obatan bisa diresepkan dokter secara spefisik setelah menyaksikan penyebab hepatosplenomegali Anda, apakah anemia, HIV, penyakit hati, atau infeksi. Jika penyebab pembengkakannya ialah kanker, opsi pengobatannya ialah kemoterapi, radioterapi, dan operasi pelantikan tumor.

Di samping itu, dokter seringkali akan meminta Anda merealisasikan gaya hidup yang lebih sehat, laksana berhenti atau meminimalisir minum alkohol, olahraga rutin, dan makan-makanan sehat. Dokter pun akan meminta kita untuk tidak sedikit beristirahat dan memadai cairan tubuh.

Namun, andai kondisinya parah hingga hati telah mulai rusak, dokter akan menganjurkan Anda untuk mengerjakan transplantasi hati. Pasalnya, seseorang masih bisa bertahan hidup tanpa limpa namun tidak akan dapat hidup tanpa hati (liver).

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.